Watu Gedek - Jambewangi - Sempu
Alam Banyuwangi memang menawan dan belum banyak di buka untuk umum. Kali ini kita akan menuju sisi barat kab. Banyuwangi yaitu Desa Jambewangi Kec. Sempu. Di daerah ini terdapat sumber mata air yang keluar dari kaki lereng bukit. Dimana bukit tersebut terdapat bebatuan yang besar-besar.
Sekitar 10 tahunan yang lalu, saya pernah kesini diajak teman untuk sekedar berpetualang. Dulu tempat ini masih asri dan jarang terjamah oleh orang luar daerah Jambewangi. Banyak pohon pinus yang masih berdiri tegak dan rapat. Sumber mata airnya pun hanya dimanfaatkan untuk sejenis PDAM. Tetapi sekarang sejak dikembangkannya sektor wisata di kab. Banyuwangi, tempat ini mulai di buka dan dikembangkan oleh penduduk setempat khususnya pemuda yang ada disana.
Kemarin sempat berbincang-bincang dengan mas Joko tentang bagaimana tempat ini bisa menarik banyak pengunjung. Mas Joko adalah salah satu pemuda yang ikut membuka tempat ini dan mengelola bersama teman-temanya.
Menurut saya sih, tempat ini unik dan damai. Tetapi memang karena baru dibuka, tempat wisata ini masih memerlukan biaya yang banyak untuk pengembanganya. Menurut mas Joko memang tempat ini dibuka atas ide pikiran pemuda-pemuda yang ada disekitar tempat tersebut dan belum dimaksimalkan dengan baik khususnya oleh perangkat desa demi kemajuan potensi daerahnya.
Jadi hanya sebatas dasar ide dan kemauan dari sebagaian pemuda-pemuda disana.
Imbuh mas Joko, menurutnya jika ada investor yang ingin mengembangkan tempat ini, dipersilahkan asal bisa membawa keuntungan untuk masyarakat disana.
Berikut beberapa dokumentasi yang bisa saya ambil sekaligus memenuhi janji kepada mas Joko bahwa saya akan ikut mempromosikan lewat catatan kecil ini.
Tampak Kotak Penyimpanan air & Pipa yang dimanfaatkan untuk PDAM
Air yang mengalir di lereng bukit melalui bebatuan
Keasrian yang cukup masih terjaga, karena masih terjamah oleh orang luar.
Di Batu yang besar inilah terdengar suara gemericik (gemberojok) air cukup keras dari dalam.
Batu inilah yang diberi nama "Watu Gedek" dan didalamnya terdengar suara gemiricik (gemberojok) air di jajaran batu yang paling ujung sendiri. Kalau sejarah lengkapnya saya belum pernah mengetahuinya. Menurut pembicaraan kecil dengan mas Joko kemarin, dulu Batu yang ada suara gemiricik airnya pernah dibuka pada tahun 1986 oleh orang sakti (katakanlah begitu), tetapi terus ditutup kembali dengan alasan "tidak akan ada manfaatnya dan untuk apa kalaupun dibuka".
Air yang mengalir sangat jernih dan dingin khas pegunungan
Tempat wisata alam "Watu Gedek" Jambewangi - Banyuwangi ini masih baru dibuka, sarana dan prasarananyapun masih minim dan terbilang belum layak. Sehingga memerlukan investor/sponsor untuk pengembanganya.
Saya disini hanya memenuhi janji kepada salah seorang pemuda disana pas saat berkunjung kemarin untuk membantu mempromosikan. Terimas kasih mas Joko atas bincang-bincangnya, semoga tulisan kecil saya ini bisa membawa manfaat bagi kita semua dan semoga Banyuwangi kita lebih baik lagi khususnya masyarakat disana dan perjuangan anda bersama teman-teman bisa terbayarkan sehingga hasilnya bisa dinikmati masyarakat disana. Pesan buat kita semua, tetap jaga keasrian alam kita, agar alam selalu memberikan kedamaian buat kita semua.
Data jelajah :
- Lokasi : Watu Gedek, Desa Jambewangi, Kec. Sempu - Banyuwangi
- Waktu : Siang - Sore
- Cuaca : Cukup Mendung
- Transportasi : Sepeda Motor Honda Vario Techno 125
- Handphone : Huwaei Honor 3C Lite
- Titik peta Lokasi menyusul jika ada kesempatan lagi (karena baterai & data menipis), lokasi mudah dicapai dari titik pusat pencarian stasiun kereta api Setail - Sempu.
- Jangkuan bisa dengan sepeda, motor & mobil.
- Jalan 80% aspal cukup baik
- Harga tiket parkir : Rp. 5000,-
































